Tadi aku habis liat trans tv acara tentang kemerdekaan. Ada anak kecil yang diajak ketemu pengibar bendera pusaka pertama waktu proklamasi dulu (lupa namanya). Waktu ditunjukin rumahnya aku kaget. Rumahnya kecil dan sederhana banget n dihuni beliau sama istrinya dan 14 anaknya. Gileee..ga cocok buat seorang pengibar bendera pusaka dan pahlawan yang ikut perang. Walaupun sudah berusia 83 tahun ingatan tentang perang sangat kuat. Beliau sempat ngomong ada yang masih mengganjal dalam hatinya, “Dulu kita perang melawan Belanda untuk merebut kemerdekaan tetapi sekarang pejabat yang merdeka. Rakyat banyak yang sengsara.” Ketidak adilan sangat dirasakan beliau. “Dulu saya dengan teman-teman tinggal di asrama militer. Tetapi pada suatu saat kita digusur. Lalu kita pergi tanpa tahu arah tujuan. Setelah itu kami tinggal disini” tutur beliau. Walaupun begitu, semangat nasionalisme masih ada di hati beliau..:)

Jaman sekarang memang pejabat lebih ‘merdeka’ dari pada rakyat. Uang negara dikorupsi, gaji sudah berpuluh juta belum ditambah mobil dan lain-lain. Tapi mengapa pahlawan yang sudah susah payah membela kemerdekaan ditelantarkan begitu saja? Terimakasih pun tidak. Mereka susah payah berperang dengan nyawa taruhannya. Tapi akhirnya begini. Masih adakah rasa nasionalisme kalian????